Dwilogi Padang Bulan Karya Andrea Hirata
Sejak novel pertama Andrea Hirata yaitu Laskar Pelangi, saya rutin mengikuti setiap kelanjutan kisahnya hingga yang terakhir Maryamah Karpov. Meskipun saya kurang puas dengan tetralogi terakhir Laskar Pelangi tersebut.
Bukan hanya saya, tapi banyak juga yang kurang puas tidak sesuai dengan ekspektasi mereka. Setidaknya itu dari beberapa yang kubaca di Internet. Bahasa gampangnya, penutup yang kurang nendang :D
Hal ini mungkin dirasakan juga oleh Andrea Hirata. Buktinya, dia masih melanjutkan lagi kisah Ikal dan kawan-kawannya di novel terbarunya ini.
Tetralogi Laskar Pelangi sudah tidak memungkinkan untuk diteruskan lagi, karena jumlah bukunya sudah empat.
Tidak kehilangan akal, Andrea Hirata membut novel dengan judul yang sama sekali baru. Tidak ada embel embel Laskar Pelangi.
Di covernya bahkan tertulis Dwilogi Padang Bulan. Uniknya, buku ini memiliki dua judul sekaligus. Jadi baik cover depan maupun belakang merupakan judul buku yang berbeda. Meskipun setelah saya perhatikan, cover satu adalah Novel Pertama dari Dwilogi Padang Bulan. Dan cover kedua adalah Novel Kedua dari Dwilogi Padang Bulan. Jadi sebenarnya ini adalah satu novel saja yang dipecah jadi dua, tapi masih satu buku. Bingung kan? :D Mungkin ini sekedar strategi marketing atau upaya untuk tampil beda.
Ini cover satu
Ini cover dua
Awalnya saya berfikir mungkin ini tidak ada hubungannya dengan Laskar Pelangi. Tapi setelah baca sinopsisnya di internet, barulah saya mengerti bahwa novel ini masih lanjutan dari Tetralogi Laskar Pelangi.


