Jul 4
Ini cover satu
PADANG BULAN menceritakan Enong yang bertekad untuk belajar bahasa Inggris dengan ikut kursus di Tanjong Pandan. Enong tahu, umurnya akan menjadi tantangan paling besar karena dia harus bersaing dengan anak-anak muda. Sementara itu, Ikal terpukul oleh penolakan ayahnya. Cintanya kepada A Ling sudah bulat, namun ternyata ayahnya menolak mentah-mentah. Sementara, A Ling juga entah di mana. Akibatnya, Ikal merasa otaknya sedikit terganggu dan memutuskan untuk mencari pekerjaan ke Jakarta, menjadi pegawai berseragam yang memiliki uang pensiun seperti yang diinginkan ayah dan ibunya. Tepat sebelum nakhoda kapal mengangkat sauh, Ikal berubah pikiran. Ada yang belum tuntas ia selesaikan. Ia harus kalahkan Zinar dalam tanding catur!
CINTA DI DALAM GELAS bertutur tentang tugas berat di pundak Ikal. Dia harus membantu Maryamah memenangkan pertandingan catur saat 17 Agustus nanti. Maryamah, yang menyentuh bidak catur saja belum pernah, harus mengalahkan juara catur selama dua tahun berturut-turut yang sekaligus juga mantan suaminya. Namun, lebih dari itu, jenis kelamin Maryamah menjadi tantangan berat untuk bisa mencebur ke dalam pertandingan penuh harkat bagi kaum lelaki ini. Bagi penonton yang pro maupun kontra, usaha Maryamah jelas sebuah suguhan yang sangat menarik. Begitu pulakah dengan Maryamah?
Saya baru membelinya tadi sore di Gramedia, masih belum sempat baca. Tapi menurut beberapa komentar di Goodreads, novel yang ini lebih bagus dari Maryamah Karpov. Selamat membaca :)
Dwilogi Padang Bulan Karya Andrea Hirata
Sejak novel pertama Andrea Hirata yaitu Laskar Pelangi, saya rutin mengikuti setiap kelanjutan kisahnya hingga yang terakhir Maryamah Karpov. Meskipun saya kurang puas dengan tetralogi terakhir Laskar Pelangi tersebut.
Bukan hanya saya, tapi banyak juga yang kurang puas tidak sesuai dengan ekspektasi mereka. Setidaknya itu dari beberapa yang kubaca di Internet. Bahasa gampangnya, penutup yang kurang nendang :D
Hal ini mungkin dirasakan juga oleh Andrea Hirata. Buktinya, dia masih melanjutkan lagi kisah Ikal dan kawan-kawannya di novel terbarunya ini.
Tetralogi Laskar Pelangi sudah tidak memungkinkan untuk diteruskan lagi, karena jumlah bukunya sudah empat.
Tidak kehilangan akal, Andrea Hirata membut novel dengan judul yang sama sekali baru. Tidak ada embel embel Laskar Pelangi.
Di covernya bahkan tertulis Dwilogi Padang Bulan. Uniknya, buku ini memiliki dua judul sekaligus. Jadi baik cover depan maupun belakang merupakan judul buku yang berbeda. Meskipun setelah saya perhatikan, cover satu adalah Novel Pertama dari Dwilogi Padang Bulan. Dan cover kedua adalah Novel Kedua dari Dwilogi Padang Bulan. Jadi sebenarnya ini adalah satu novel saja yang dipecah jadi dua, tapi masih satu buku. Bingung kan? :D Mungkin ini sekedar strategi marketing atau upaya untuk tampil beda.
Ini cover satu
Ini cover dua
Awalnya saya berfikir mungkin ini tidak ada hubungannya dengan Laskar Pelangi. Tapi setelah baca sinopsisnya di internet, barulah saya mengerti bahwa novel ini masih lanjutan dari Tetralogi Laskar Pelangi.
Berikut sinopsisnya:
------------
PADANG BULAN menceritakan Enong yang bertekad untuk belajar bahasa Inggris dengan ikut kursus di Tanjong Pandan. Enong tahu, umurnya akan menjadi tantangan paling besar karena dia harus bersaing dengan anak-anak muda. Sementara itu, Ikal terpukul oleh penolakan ayahnya. Cintanya kepada A Ling sudah bulat, namun ternyata ayahnya menolak mentah-mentah. Sementara, A Ling juga entah di mana. Akibatnya, Ikal merasa otaknya sedikit terganggu dan memutuskan untuk mencari pekerjaan ke Jakarta, menjadi pegawai berseragam yang memiliki uang pensiun seperti yang diinginkan ayah dan ibunya. Tepat sebelum nakhoda kapal mengangkat sauh, Ikal berubah pikiran. Ada yang belum tuntas ia selesaikan. Ia harus kalahkan Zinar dalam tanding catur!
-----
Saya baru membelinya tadi sore di Gramedia, masih belum sempat baca. Tapi menurut beberapa komentar di Goodreads, novel yang ini lebih bagus dari Maryamah Karpov. Selamat membaca :)
-----
Info Buku:
Judul: Dwilogi Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas
Penulis: Andrea Hirata
Penerbit: Bentang Pustaka
Harga: Rp 76.500
Sent from my iPhone 3GS


