Arok Dedes: Konspirasi Politik Masa Lalu

Arokdedesphoto

Di buku-buku sejarah yang kita pelajari waktu sekolah, salah satunya
adalah membahas mengenai kisah Ken Arok dan Ken Dedes.

Ken Arok digambarkan sebagai ksatria yang sakti dengan senjatanya
berupa keris buatang Mpu Gandring yang mematikan.

Walaupun merupakan sejarah yang pernah terjadi masa lampau, membaca
atau mendengar kisahnya lebih terasa seperti dongeng. Kisah kisah
kerajaan di Jawa memang kental dengan unsur mistis dan mitos.

Kita seringkali kesulitan membedakan Antara kejadian sebenarnya
ataukah hanya mitos. Dan kebanyakan dari kita, termasuk saya biasanya
menerima apa adanya.

Apalagi di masa sekolah, mata pelajaran sejarah seakan hanya pelengkap
saja. Bukan termasuk mata pelajaran inti, apalagi sampai dimasukkan
UN.

Untungnya masih ada orang yang kritis dalam menyikapi sejarah. Salah
satunya adalah Pramoedya Ananta Toer yang telah menulis karya sastra
yang berhubungan dengan sejarah. Salh satunya adalah roman Arok Dedes.
Di roman ini, Pram, begitu penulis sering disapa, mencoba
menghilangkan mitos mitos yang ada di kisah Arok Dedes. Hasilnya
adalah karya yang sangat memikat, penuh intrik dan konspirasi di
dalamnya. Tidak menyangka bahwa jaman dulu saja, politiknya sudah
sejauh itu. Walaupun sangat dimungkinkan ditambahi bumbu bumbu
penyedap oleh Pram.


Berikut sinopsisnya:

Arok Dedes menceritakan sejarah perlawanan dan pemberontakan Ken Arok
terhadap pemerintahan akuwu Tumampel, Tunggul Ametung. Dalam buku ini,
Pram secara jelas mengungkap kondisi sosial politik pada masa itu.
Novel ini mencoba memberikan suatu perspektif baru terhadap sejarah
dengan menggambarkan Ken Arok bukan hanya seorang berandalan
pemberontak ,seperti yang banyak dikatakan buku pelajaran sejarah,
tetapi disini diceritakan bahwa Ken Arok adalah seorang pemimpin
rakyat yang tidak puas dengan pemerintahan yang menindas. Novel ini
juga menggambarkan kondisi pemberontakan yang terjadi di dalam suatu
negara atau kerajaan yang sarat dengan intrik politik.


Info Buku:
Judul: Arok Dedes
Penulis: Pramoedya Ananta Toer
Penerbit : Lentera Dipantara
Tebal: 576 halaman
Harga: Rp 95.000

/--
Sent from my iPhone 3GS

Grand Techno-Economic Strategy

2010-07-08_10-57-30_652_jakart

Lebih dari 10 tahun silam bangsa Indonesia diterjang krisis ekonomi berkepanjangan. Perekonomian sedang merangkak tumbuh ketika tiba-tba tahun lalu, terjadi krisis ekonomi global yang mau tidak mau juga berdampak sampai Indonesia. Mampukah bangsa Indonesia bertahan di tengah gempuran ekonomi dunia yang tidak menentu dan juga kondisi sosial yang sangat dinamis ini?

Seorang menantu-mertua, Jusman Syafii Djamal dan Prof. Matthias aroef, berkolaborasi menulis buku berisi maha karya grand strategy pertumbuhan ekonomi yang sangat penting. Menarik karena strategi buah pikiran mereka ini mengombinasikan antara peran teknologi dan ekonomi (tecno-economic) yang perlu untuk segera direalisasikan.

Menurut penulis, keberhasilan strategi techno-economic tak bisa dilepaskan dari peran tiga pilar. Yaitu penguasaan teknologi, produktivitas, dan daya saing. Semua itu baru bisa berhasil jika didukung kebijakan yang sistematis dan berkesinambungan.

Banyak tokoh yang memuji kualitas buku ini. Seperti Menteri Perindustrian Fahmi Idris yang menilai buku ini menjadi pelepas dahaga di tengah hiruk-pikuk pencarian strategi yang jitu, dalam rangka mengembangkan ekonomi nasional menuju bangsa yang sejahtera.
Kemudian mantan Presiden dan Menristek Prof. Dr. Ing. BJ Habibie. Beliau berkomentar buku ini menekankan bahwa proses pengembangan teknologi yang tidak berorientasi keunggulan kualitas produk (quality), efisiensi biaya (cost), dan waktu (delivery time), akan kehilangan maknanya. Rachmat Gobel, Wakil Ketua Kadin Indonesia, bahkan berpendapat bahwa tak banyak penulis yang mampu mengombinasikan masalah-masalah seputar teknologi dan ekonomi secara bersamaan dalam hasil karyanya.
Namun buku ini dianggapnya mampun menjelaskan dalam konteks yang luas. Isinya lengkap dan mudah dicerna.

Buku “Grand Techno Economic Strategy” ini memang lebih relevan menjadi referensi para ilmuwan, mahasiswa, dosen, teknolog, pengambil kebijakan atau siapa pun. Ini untuk memahami produktivitas dan penguasaan teknologi, sebagai pilar utama pengembangan strategi pertumbuhan ekonomi suatu bangsa.

Ditulis oleh ilmuwan yang berkecimpung di dunia pendidikan, ketika membuka lembar demi lembar, saya merasa seperti baca buku perkuliahan. Makanya lebih tepat jika dijadikan referensi ilmiah :D

Judul : Grand Techno-Economic Strategy
Penulis : Prof. Dr. Matthias Aroef dan Ir. Jusman Syafii Jamal
Jumlah halaman : 266 hal
Penerbit : Hikmah
Harga : Rp 59.900,-

Salam,

@mrbambang
Sent from Milestone
Powered by Android and Google Mobile Services

Dwilogi Padang Bulan Karya Andrea Hirata

 Sejak novel pertama Andrea Hirata yaitu Laskar Pelangi, saya rutin mengikuti setiap kelanjutan kisahnya hingga yang terakhir Maryamah Karpov. Meskipun saya kurang puas dengan tetralogi terakhir Laskar Pelangi tersebut.

Bukan hanya saya, tapi banyak juga yang kurang puas tidak sesuai dengan ekspektasi mereka. Setidaknya itu dari beberapa yang kubaca di Internet. Bahasa gampangnya, penutup yang kurang nendang :D

Hal ini mungkin dirasakan juga oleh Andrea Hirata. Buktinya, dia masih melanjutkan lagi kisah Ikal dan kawan-kawannya di novel terbarunya ini.

Tetralogi Laskar Pelangi sudah tidak memungkinkan untuk diteruskan lagi, karena jumlah bukunya sudah empat.

Tidak kehilangan akal, Andrea Hirata membut novel dengan judul yang sama sekali baru. Tidak ada embel embel Laskar Pelangi. 

Di covernya bahkan tertulis Dwilogi Padang Bulan. Uniknya, buku ini memiliki dua judul sekaligus. Jadi baik cover depan maupun belakang merupakan judul buku yang berbeda. Meskipun setelah saya perhatikan, cover satu adalah Novel Pertama dari Dwilogi Padang Bulan. Dan cover kedua adalah Novel Kedua dari Dwilogi Padang Bulan. Jadi sebenarnya ini adalah satu novel saja yang dipecah jadi dua, tapi masih satu buku. Bingung kan? :D Mungkin ini sekedar strategi marketing atau upaya untuk tampil beda.

 
Image
 
 Ini cover satu
 
0image
 Ini cover dua

Awalnya saya berfikir mungkin ini tidak ada hubungannya dengan Laskar Pelangi. Tapi setelah baca sinopsisnya di internet, barulah saya mengerti bahwa novel ini masih lanjutan dari Tetralogi Laskar Pelangi. 

Read the rest of this post »

Filed under  //   Andrea Hirata   Bentang Pustaka   Laskar Pelangi   Padang Bulan  

The Lonely Planet Story: Kisah Pasangan Backpacker Sukses

Photo

Lonely Planet adalah perusahaan penerbitan panduan perjalanan terbesar di dunia. Saat ini perusahaan tersebut telah memiliki kantor di tiga benua, dengan 400 pegawai, 250 penulis dan lebih dari 600 judul yang masih beredar. Penjualan tahunan lebih dari enam juta buku. Prestasi yang luar biasa.

Perusahaan ini didirikan oleh pasangan suami istri Tony dan Maureen Wheeler. Mereka adalah pasangan backpacker sejati yang telah melanglang dunia. Indonesia juga merupakan salah satu negara yang dikunjungi dan memberikan banyak kenangan.

Di buku ini, mereka berdua bercerita mulai dari awal pertemuannya yang kemudian berkelana ke seluruh dunia. Dengan budget yang minim, mereka menjelajah berbagai penjuru dunia dengan segala suka dukanya.

Read the rest of this post »

Filed under  //   Bentang Pustaka   Lonely Planet  

Oh My Goodness: Buku Pintar Seorang Creative Junkies

Img_0003

Dewasa ini, kreativitas seolah harga yang tidak bisa ditawar. Setiap orang termasuk perusahaan mutlak untuk kreatif agar bisa bertahan. Nah, bagaimana cara agar menjadi lebih kreatif? Belajarlah dari pakarnya.

Yoris Sebastian. Nama ini sangat dikenal terutama di kalangan industri kreatif yang saat ini sudah mulai marak. Sosok tersebut memang merupakan salah satu tokoh kreatif terkemuka di Indonesia. Banyak penghargaan telah diraihnya. Salah satunya penghargaan yang sangat prestisius di kelas internasional yaitu memenangkan International Young Creative Enterpreneur of the Year Awards 2006 dari British Council di London. Berarti, kreativitasnya sudah diakui di mata internasional.

Read the rest of this post »

Filed under  //   Gramedia   Kreatif   Yirus Sebastian  

Genosida Mengerikan Dibalik Pembangunan Jalan Raya Pos atau Jalan Daendels

Media_http1bpblogspot_yfgii


“Indonesia adalah negeri budak. Budak di antara bangsa dan budak bagi bangsa-bangsa lain,” tulis Pramoedya Ananta Toer. Hal ini memang tidak bisa dipungkiri. Mengingat begitu lamanya negeri kita ini dijajah bangsa lain. Sekitar 350 dijajah Belanda, 3,5 tahun dijajah Jepang dan, diantaranya itu datang juga Inggris dan Portugis yang menjajah. Lengkap sudah penderitaan bangsa pada waktu itu. Salah satu penjajahan paling kejam adalah pada saat Herman Willem Daendels (1762-1818) ditugaskan menjadi Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Gubernur Jendral Daendels memang menakutkan. Ia kejam, tak kenal ampun. Pada masa pemerintahannya yang tergolong singkat, hanya dalam setahun saja (1808) berhasil membuat “prestasi besar” yaitu “membangun” jalan sepanjang raya 1.000 kilometer yang membentang mulai dari Anyer, Banten sampai Panarukan Jawa Timur.

Pembangunan Jalan Raya Pos atau Jalan Daendels tersebut yang pengerjaannya secara paksa telah menorehkan tragedi memilukan sebagai peristiwa genosida kemanusiaan paling mengerikan. Tidak ada data yang jelas mengungkap berapa korban jiwa pada peristiwa ini. Sumber Inggris melaporkan seluruh korban yang tewas akibat pembangunan Jalan raya Pos sebanyak 12.000 orang, itu yang tercatat. Tapi diyakini jumlah korban lebih besar dari itu, yang jelas puluhan ribu sudah nyawa melayang karena kerjapaksa demi ambisi Daendel. Ini terhitung tragedi terbesar sepanjang sejarah di Tanah Hindia Belanda ini.

Read the rest of this post »

Filed under  //   Lentera Dipantara   Pramoedya Ananta Toer   Roman   Sejarah  

Menyelami Kisah Hidup Nabi Muhammad Berdasarkan Sumber Klasik

Media_http2bpblogspot_knemu

Banyak beredar buku yang mengupas mengenai kehidupan Nabi Muhammad baik dari sisi tertentu maupun keseluruhan. Salah satunya adalah biografi Muhammad karangan Martin Lings ini. Dalam penulisan kisah Rasulullah, Martin Lings memakai pendekatan yang berdasarkan sumber klasik, yaitu sumber-sumber berbahasa Arab dari abad ke-8 dan ke-9. Buku ini mendekati dan mereportase kata-kata dari orang-orang baik lelaki maupun perempuan yang mendengar langsung Nabi Muhammad berbicara dan menyaksikan sendiri peristiwa-peristiwa dalam hidupnya.

Dalam penulisan buku ini, Martin Lings memadukan gaya bahasa sastrawi yang dipadu dengan keakuratan sumber yang mampu menghadirkan keserdahanaan dan keagungan cerita. Baik yang belum pernah membaca kisah Muhammad maupun yang sudah akrab, akan sama-sama bisa menikmati buku ini dengan baik. Banyak sekali pelajaran yang bisa dipetik dari kisah Muhammad semasa hidupnya dalam buku ini. Kita bisa mengenal lebih dekat sosok Sang Nabi dengan liku-liku kehidupannya dalam menyebarkan ajaran Islam.

Read the rest of this post »

Filed under  //   Agama   Biografi   Islam   Marting Lings   Muhammad   Serambi  

Road to The Empire

Media_http1bpblogspot_arsce


Ambisi Jenghiz Khan menguasai dunia dengan melakukan berbagai cara seperti pembunuhan biadab sudah masuk dalam catatan sejarah. Siapa mengira bahwa Jenghiz Khan yang pernah membantai ribuan umat Islam di Timur Tengah, keturunannya sendiri ada yang menjadi muslim. Dia adalah Takudar Khan, anak dari Kaisar Mongolia Tuqluq Timur Khan. Kaisar Tuqluq tertarik dengan Syaikh Jamaluddin yang berkharisma dan membuat perjanjian yang diteruskan kepada anak-anak mereka yaitu Rasyiduddin dan Takudar.

Takudar adalah putra ke satu Tuqluq Khan yang mempunyai adik yaitu Argun Khan dan Buzun. Ketika Tuqluq dikhianati dengan membunuhnya beserta permaisuri, Arghun Khan menggantikan kedudukan ayahnya menjadi kaisar yan berambisi seperti Jenghiz Khan atas bantuan orang kepercayaannya Albuqa Khan. Sementara itu Takudar Khan melarikan diri bersama pembantunya dan belajar di pesantren Baabussalam.

Read the rest of this post »

Filed under  //   Islam   Jenghiz Khan   Lingkar Pena   Roman   Takudar Khan  

9 Matahari

Media_http3bpblogspot_dhkjd

Tetralogi Novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata yang sarat dengan nilai edukasi cukup membuka mata banyak orang akan kondisi pendidikan di Indonesia. Banyak orang yang akhirnya termotivasi untuk belajar dan bekerja giat setelah membaca novel itu. Memang, pendidikan di Indonesia memiliki masalah yang cukup kompleks apalagi biaya yang semakin tinggi. Adenita juga merasakan hal demikian yang direfleksikan dalam sebuah novel berjudul 9 matahari.

Read the rest of this post »

Filed under  //   Grasindo   Laskar Pelangi   Motivasi   Novel  

New Wave Marketing

Media_http1bpblogspot_sbnsv

Pemanfaatan internet di dunia marketing saat ini semakin optimal. Para marketing semakin terbiasa dengan istilah Facebook, Blog, Web 2.0, Wikipedia, Social networking, mobile marketing dan sebagainya. Lanskap memang sedang berubah dengan cepatnya sehingga perlu juga melakukan pendekatan-pendekatan baru, sehingga jika masih berkutat pada model marketing tradisional, akan sulit bertahan ditengah perkembangan teknologi internet dengan web 2.0 yang semakin canggih.

Hermawan Kertajaya, sang pakar marketing, menangkap dengan cepat perubahan ini dengan melakukan pendekatan marketing dari yang sebelumnya bersifat vertikal menjadi horizontal. Legacy marketing akan tergantikan oleh pendekatan marketing baru yang dikenal dengan sebutan New Wave Marketing. Lewat bukunya ini, Hermawan Kertajaya mengupas mendalam mengenai pendekatan New Wave Marketing sebagai aktivitas low-budget high-impact marketing.

Read the rest of this post »

Filed under  //   Blog   Facebook   Gramedia   Hermawan Kertajaya   Marketing   New Wave Marketing   Social Networking   Web 2.0  

About

Tech Journalist. Blogger. Photographer wannabe. Living in dangerously beautiful Indonesia.

TwitterPlurkTumblr